Postingan

Menampilkan postingan dari 2008

BUDDHA, PENCERAHAN DAN KESADARAN EKSISTENSI

(Setelah membaca biografi Buddha, 26 Januari 2008) Syukurlah…ajaran Buddha sangat sedikit sekali membahas dewa. Tetapi yang lainnya, seperti reinkarnasi, penderitaan, 8 ajaran kebenaran, filsafat tentang hidup dan kematian, semuanya sangat mudah saya pahami dan cukup memberikan kecerahan bagi kesadaran saya akan makna keberadaan manusia dan dunia ini. Manusia lahir sebagai suratan takdir dari yang Kuasa adalah suatu kemutlakan dan memang telah terjadi. Kita tidak bias ikut campur dalam hal ini. Juga kematian ! Sama halnya dengan kelahiran alam semesta, tumbuhan dan binatang, manusia tidak mampu berbuat lain di luar takdir yang telah diguratkan. Apa yang terjadi pada kita hakekatnya adalah sama dengan lahir dan matinya alam semesta. Lahir, hidup untuk mati. Adalah suatu kesombongan yang sia-sia ketika manusia menganggap bahwa manusia merasa lebih unggul dari makhluk lainnya. Manusia tidak lebih dari satu aksesoris alam raya yang diberi kemampuan untuk merasakan keberadaan dirinya...

SAATNYA SAYA MENJADI GOLPUT

Dalam pemilu yang dimaksud dengan golput adalah orang atau kelompok yang dengan penuh kesadaran tidak ikut menentukan pilihan dan tidak mau terlibat dalam kegiatan pemilu baik secara langsung maupuan tidak langsung karena alasan tertentu yang menyebabkan orang atau kelompok tersebut merasa tidak perlu berpartisipasi dalam semua kegiatan dan tahapan pemilu. Jadi kalau ada orang yang tidak memilih karena sedang pergi, ada acara keluarga, tidak tercatat sebagai pemilih atau lupa karena ketiduran, itu bukan golput. Nah, rasanya sekarang waktunya bagi saya menjadi golput. Tiga kali saya mengikuti pemilihan umum dan mengurungkan niat menjadi golput dengan harapan adanya perubahan, adanya perbaikan dan adanya semangat dari semua elemen negara untuk menjadikan Indonesia lebih baik. Ternyata……semua hanya impian belaka! Korupsi terus terjadi dan semakin menggila, kekacauan keamanan lokal maupun nasional lebih sering terjadi, penegakan hukum hanya ilusi, kelangkaan sembako menjadi berita tiap...

HITAM – PUTIH

Bandung, 24 oktober 2003 Dunia ini penuh warna, sehingga sangat naif kalau kita hanya memandang hidup ini dengan hitam putih. Banyak hal di dunia ini yang tidak kita ketahui, sehingga sangat sulit memberikan pandangan yang benar-benar tepat dalam menyikapi hidup ini. Betapa banyak yang kita anggap benar ternyata tak lebih dari kebodohan belaka, dan banyak yang kita anggap salah ternyata tak lebih dari ketololan kita saja. Pernahkah kita dulu menganggap kita yang paling benar lantas menganggap orang lain bodoh dan tolol, lantas seiring waktu ternyata kita mulai mendapatkan kenyataan bahwa orang lainlah yang benar dan kita malu untuk mengakuinya ? pernahkah kita mengalami kita merasa salah, namun kenyataannya tindakan kita justru yang menyelamatkan kita dari kecelakaan yang lebih tragis ? Pernahkah kita mengidolakan seseorang dan akhirnya kita kecewa karena ternyata orang tersebut tak lebih dari badut sejati ?Atau pernahkan kita membenci orang lain padahal hati kita kemudian menyada...

AKU YAKIN TUHAN ITU ADA

Pernah baca tulisan-tulisanku tentang Tuhan ? apa yang ada dalam benakmu setelah itu ? men-cap-ku sebagai nabi atau setan ? aku tak keberatan seandainya semua orang mencitrakan diriku dengan salah satu dari nabi atau setan. Yang pasti, keberadaan Tuhan bagiku adalah misteri yang mungkin tak akan pernah dapat aku singkap, walaupun dalam angan dan imaji. Ada tulisanku yang seolah aku adalah fatalis, orang yang pasrah pada takdir dan guratan nasib yang katanya telah Dia gariskan untuk semua umat dan hamba-Nya. Terkadang pula aku menggugat keberadaannya sampai hampir-hampir aku menentang keberadaannya di alam semesta ini. Ada tulisnku yang mengajak semua berpangkal dan berujung pada-Nya, mengabdi dan mengangkat nama-Nya tinggi-tinggi, tapi sering pula aku menganggap keberadaannya hanyalah sebatas khayalan umat menusia sebagai pelampiasan ketidakberdayaan menghadapi masalah-masalah kehidupan dan kematian. Jangan heran, aku adalah manusia yang juga tak tahu apa-apa. Aku hanya ingin m...

"..."

Kekosongan… Diatas, tak perlu atap untuk menudung kepala Di bawah, tak perlu seinci tanah untuk menapak Hati-hati… Mereka yang tahu tidak bicara Mereka yang bicara tidak tahu Tao yang diucapkan bukanlah Tao yang sebenarnya Ketika kau mampu membicarakan kebenaran maka yang kau katakan sudah buka lagi kebenaran Ada sesuatu yang samar-samar sebelum bumi dan surga tercipta. Betapa tenangnya !betapa hampanya! Berdiri seniri, tidak berubah; berlaku dimana-mana, tidak pernah berhenti. Ia dapat dianggap sebagai ibu dari segalanya di bawah langit. Aku tidak tahu apa namanya, tetapi aku menyebutnya sebagai Tao. Tao adalah sesuatu yang kabur dan terang. Betapa kaburnya! Betapa tidak jelasnya! Ya, meskipun ia telah menampakkan diri. Betapa kaburnya! Betapa samarnya! Ya, meskipun itu berupa benda-benda. Betapa tidak terangnya! Betapa membingungkannya! Ya, dalamnya adalah kekuatan jiwa. Karena kekuatannya adalah kekuatan jiwa. Karena kekuatan ini adalah yang paling benar, Di dalamnya ada kepe...

Surat Tia untuk Ayah

Ayah asalammualaikum waroh matuloh hiwabarokatu Tiara sayang ayah tiara sayang albi sayang ibu tiara ingin keluarga kita harus rukun Cinta keluarga masing masing kita harus saling menyanyangngi

K O N T R A

Dalam kegelapan tengah malam jalan Sumatra, tampak seseorang tengah jalan sempoyongan. Ditangannya tergenggam botol yang hampir kosong. Angin malam berhembus menusuk tulang tak lagi dia hiraukan, Bandung tak lagi dia kenal. Semua adalah asing baginya. Ditengah jalan perempatan Sumatra – Kalimantan yang sunyi dari lalu lalang pejalan kaki dan pengendara, dia berhenti lalu berteriak, “ Tuhan….dimana Kau ? Aku minum bir brengsek dan masuk ke bar agar aku dekaaa…at padamu setelah aku tak menemukan-Mu di masjid, di surau, di pengajian-pengajian yang telah aku datangi.” Akhirnya dia tersungkur dan menangis, sendiri dalam kesunyian dan kegelapan malam. “ Dimana aku sekarang ……?” Dalam kepeningan kepalanya yang sangat berat, dia menatap langit-langit. Samar-samar nampak olehnya kelebatan peristiwa tadi malam. Yang dia ingat ialah ketika dia tersungkur dan menangis, setelah itu hitam merangkulnya. “ Adi….ini aku, Sinta, istrimu. Mengenalikah kau padaku ? “ isak seorang perempuan...

DUNIA DALAM DERITA

Alain Robert dari Perancis populer di dunia karena kemampuan memanjat gedung tinggi tanpa alat bantu, nah.. saudara pemirsa…Hasyim bin Arif juga terkenal karena perkara panjat memanjat. Lelaki berusia 22 tahun ini nekat memanjat menara tinggi sambil membopong bayinya yang baru berusia delapan bulan. Aksi itu dilakukan Hasyim, lelaki warga Kelurahan Tapajeng, kecamatan Bantaeng, Sulawesi Selatan ini, setelah cekcok dengan istrinya. Menurut Hasyim, Mila istrinya sangat manja dan tak becus mengurusi suami, sementara Mila menganggap Hasyim selalu bersikap kasar dan suka memukul. Mila akhirnya pulang kerumah orang tuanya. Anaknya, Aco yang berusia delapan bulan dibawa Mila ke rumah orang tuanya. Awalnya Hasyim bersikap cuek, namun setelah seminggu, Hasyim merasa gerah dan tak kuat menahan hasrat, sehingga berusaha untuk mengajak istrinya kembali ke rumah mereka. Mila menolak dan akhirnya Hasyim merebut Aco dari tangan Mila lalu kabur. Diperjalanan, Hasyim melihat menara telepon selu...

BELUM ADA JUDUL YANG PAS

satu Malam itu, Tejo benar-benar menikmati angin malam yang menerpa wajahnya. Lembat. Bahkan nyaris tak terasa seandainya hari ini dia tidak mengalami sesuatu yang benar-benar menggoncang mentalnya dengan sangat. “Hhhhh…mengapa semua ini terjadi kepadaku justru disaat aku sedang mencari Tuhan..?” desahnya sambil menghirup dinginnya malam. “Benarkah Dia ada? Kalau memang ada, tak adakah kemampuan bagi-Nya untuk sejenak saja memberikan kesempatan kepadaku untuk bisa berbagi kebahagian ini dengan orang-orang yang aku cintai.” Langkahnya gontai menyusuri tanah pekuburan yang basah oleh gerimis sore hari tadi. Malam ini dia baru saja melangkah untuk pulang setelah pemakaman ibunya tercinta. Kematian ibunya yang sangat mendadak ini benar-benar semakin mengaburkan puing-puing keimanannya yang tengah labil. Kematian disaat dia akan menikah setelah setahun resmi bekerja di salah satu perusahaan besar di kotanya. Kini kakinya yang bersandal jepit basah itu terseok-seok menyusuri besi pa...

CURAHAN HATI SUAMI PENCARI TUHAN

Istriku…di dunia ini tidak akan ada orang yang bisa mengerti aku kecuali kamu seorang. Malas, ceroboh, pelupa dan seabrek kebiasaan lainnya sudah begitu sabar engkau pahami. Hampir sembilan tahun kita berumah tangga dan tujuh tahun kita pacaran. Berarti hampir 16 tahun kita bersama dan mengenal satu sama lain. Itu sama dengan setengah hidup kita! Tapi ada yang kamu tidak pernah tahu. Aku adalah orang yang tengah bimbang dan sibuk mencari Tuhan. Tuhan yang kamu selalu bilang tempat kita mengadu dan bergantung. Tempat dari segala awal dan akhir hidup alam semesta ini. Tapi istriku…aku tak pernah menyangsikan adanya Tuhan. Tapi siapa Tuhanku. Kamu tidak akan pernah mengerti aku, aku paham. Karena kita semua sejak lahir didik untuk percaya pada Tuhannya orang tua kita. Adalah sebuah kesalahan dan dosa besar bila kita mencoba mempertanyakan keberadaan Tuhan pada kedua orang tua kita. Kita tidak pernah diperkenalkan dengan agama lain. Jangankan diperkenalkan dengan ajarannya, ...

JANJI ANAK BANGSA…(t)...

Dengan menyebut nama Allah SWT, Tuhan Alam Semesta yang Maha Pengasih dan Penyayang… ( Dengan menyebut Iblis, syetan dan segala dajjal yang senantiasa melindungiku dari bahaya cahaya kebenaran) Kami bersumpah… (Kami berniat bohong sebohong-bohongnya) Akan menjalankan tugas menjadi abdi masyarakat dengan penuh tanggung jawab… (Akan mempergunakan jabatan untuk membuat masyarakat menjadi abdiku, budakku dan sapi perahanku) Dengan penuh kejujuran… (Dengan cara memanipulasi dan membuai mereka dengan rayuan) Dan cinta kasih dan cahaya Tuhan… (Dengan kebengisan terselubung dan kegelapan Iblis yang mulia) Kami berjanji… (Kami berbohong) Akan Menjadi abdi negara yang mementingkan kepentingan bangsa dan negara di atas segala-galanya… (Akan menjadi perusak negara dan menjunjung tinggi kekuasaan pribadi yang nyata diatas kepentingan masyarakat, bangsa apalagi negara yang abstrak) Akan memberikan kemampuan terbaik untuk membangun bangsa dan negara… (Akan memberikan kemampuan terburuk yang pernah ak...

FILSAFAT DAN AGAMA ( ISLAM )

Buku dunia Sopie sudah memperkenalkan ilmu filsafat kepada saya dengan sangat sederhana. Namun walaupun sangat sederhana, tetap aja novel filsafat mah ga bisa dengan mudah dicerna tanpa perenungan seksama. Oleh karena itu, setelah membaca kita harus langsung menuangkannya dalam tulisan atau perenungan mendalam. Salah satu yang paling menarik perhatian saya adalah konsep tentang tuhan. Rasanya dengan bekal ilmu saya tentang Tuhan dalam Islam yaitu Allah yang sangat terbatas, maka saya tergugah untuk sedikit berfilsafat. Salah satu aliran filsafat ada yang mengemukakan bahwa alam adalah kesatuan dari beberapa unsur kecil yang ada di alam raya, dari mulai konsep unsur dasar air, tanah api dan udara terus ada konsep atom, ada konsep dunia ide dan konsep kekuatan dasar. Semua itu untuk menjelaskan tentang asal muasal kehidupan. Itu belum cukup! lalu berkembang kepada pertanyaan siapa yang membuat dunia ide, dimana kita menemukannya, siapa yang menyat...

AKU YAKIN TUHAN ITU ADA

Pernah baca tulisan-tulisanku tentang Tuhan ? apa yang ada dalam benakmu setelah itu ? men-cap-ku sebagai nabi atau setan ? aku tak keberatan seandainya semua orang mencitrakan diriku dengan salah satu dari nabi atau setan. Yang pasti, keberadaan Tuhan bagiku adalah misteri yang mungkin tak akan pernah dapat aku singkap, walaupun dalam angan dan imaji. Ada tulisanku yang seoralh aku adalah fatalis, orang yang pasrah pada takdir dan guratan nasib yang katanya telah Dia gariskan untuk semua umat dan hamba-Nya. Terkadang pula aku menggugat keberadaannya sampai hampir-hampir aku menentang keberadaannya di alam semesta ini. Ada tulisnku yang mengajak semua berpangkal dan berujung pada-Nya, mengabdi dan mengangkat nama-Nya tinggi-tinggi, tapi sering pula aku menganggap keberadaannya hanyalah sebatas khayalan umat menusia sebagai pelampiasan ketidakberdayaan menghadapi masalah-masalah kehidupan dan kematian. Jangan heran, aku adalah manusia yang juga ta...

Aku merindukkan Mu Tuhan….

Selayaknya seorang kekasih yang merindukan pasangannya… Seperti malam merindukan kokok ayam menjelang fajar… Aku ingin memandangmu selayaknya mata memandang tanpa kdip kekasihnya yang berada dihadapannya. Aku terlalu jauh melangkah mencari sesuatu yang sebenarnya adalah aku sendiri. Nalarku menuntun bahwa Engkau adalah diriku sendiri. Akalku membawaku kepada Mu dalam jiwaku. Hatiku memberitahu bahwa Engkau adalah alam raya ini. Tapi… Ah…pernahkah engkau merindukan kekasihmu yang jauh itu tiba-tiba berada tepat dihadapanmu walau sesaat. Tapi ketika engkau telah melihatnya sesaat, maka egomu menahannya untuk pergi. Dan setelah dia pergi…engkau menyesalinya telah bertemu dan itu sangat menyakitimu sekali. Itulah aku…merindukan Tuhan… Semua orang heran dengan kerinduanku pada Mu. Mereka hanya bilang padaku bahwa Tuhan itu ada dan berhentilah berpikir tentang Nya. Mereka mengatakan itu semua dengan satu kata…IMAN…. Tapi bagiku apa itu IMAN ? aku ingin Yakin dengan segala kesadaran...

AKU MARAH PADA TUHAN…

Entahlah, rasanya tidak mungkin semua ini berasal dari Tuhan. Kalau Tuhan bisa marah pada umatnya karena mereka melupakan-Nya, apakah layak seorang hamba marah pada Tuhannya yang dianggap melupakan hambanya dalam belantara kehidupan yang serba tidak pasti ??? Kalau kamu adalah manusia yang tersisih dengan alasan apapun, kalau kamu adalah orang yang meratap dan gamang dengan hari esok, kalau kamu adalah orang yang menanggung jiwa-jiwa kelaparan dan haus akan kehidupan ini, kalau kamu adalah orang yang merasa terasing dalam kehidupannya, kalau kamu adalah orang yang tidur di emper jalanan tanpa penghormatan sebagai manusia, kalau kamu adalah orang yang mengais sampah di pelosok kota yang tak terjamah, kalau kamu adalah korban bencana yang kamu sendiri tidak pernah merasakan melanggar perintah-Nya, kalau kamu adalah seorang bapak yang ditinggalkan anak dan isteri karena bencana, kalau kamu adalah sosok ibu yang bingung karena asi habis sementara untuk membeli susu pun kau kebingungan, ka...

ADAKAH TUHAN DI ACEH ?

Mengenang tragedi Aceh,26 Januari 2005 Pertanyaan itulah yang muncul pertama kali saya mendengar peristiwa mengerikan di Aceh. Kematian dan kerusakan yang maha dahsyat akibat gempa dan tsunami benar-benar di luar dugaan dan akal manusia. Saya menghela nafas panjang seraya bertanya,”dimana engkau ya Tuhan ?” Keimanan saya benar-benar diuji dengan peristiwa yang menyakitkan semua rasa kemanusiaan. Hati ini benar-benar bingung, inikah perwujudan Tuhan dengan segala kasih sayangnya pada rakyat Aceh yang justru adalah provinsi yang berasaskan Islam dan paling banyak menyebutkan asma-Nya. Dalam shalat saya ingin menangis, tapi mata air tidak pernah keluar, ingin berdoa tapi pada siapa. Ketika saya akan berdoa pada Allah, pertanyaan iblis selalu menyertai, “kenapa kau berdoa pada sesuatu yang justru merusak?” . saya kembali diam dan meragukan betulkah ada Tuhan ? Tapi sekarang semua itu hanyalah cerita lama. Saya menyadari bahwa imanku selama ini adalah im...

TERNYATA TUHAN SENANG BERCANDA…

Pernahkah kamu merasakan saat-saat dimana Tuhan sedang bercanda dengan mu? Ketika Tuhan begitu enteng menarik ulur doa dan kemampuan-Nya untuk mengabulkan atau tidak mengabulkan. Mungkin kita terheran-heran ketika seonggok harapan yang sudah di depan mata kita tiba-tibda hilang begitu saja entah kenapa. Padahal segala daya dan upaya sudah kita kerahkan untuk meraihnya. Atau mungkin sebaliknya, ketika kita duduk melamun, tiba-tiba Tuhan menghantarkan seonggok mimpi itu kehadapan kita tanpa kita duga-duga sebelumnya. Juga ketika Tuhan bermain dengan ribuan nyawa di Aceh ketika bencana tsunami menyapu bersih Aceh. Bagi saya itu adalah cara Tuhan bercanda. Kenapa? Karena Tuhan tentunya tidak serius membumihanguskan Aceh yang notebene adalah daerah yang secara kasat mata begitu dekat dengan-Nya. Bagi saya Tuhan baru akan dianggap serius kalau Dia menyapu Jakarta misalnya. Atau memberikan suatu penyakit bagi para penjahat nasional yang telah korup dan mempermainkan jutaan nasib raky...

AKU DAN DIA SAMA

Lamunanku dikejutkan oleh suara kaca kelas yang pecah. Belum reda keterkejutanku tiba-tiba Hendra teman sebangkuku terguling dan darah mengucur dari kepalanya. Aku terdiam dan mencoba mencari jawaban atas kejadian yang tiba-tiba ini. Semua teman kelasku berhamburan keluar sambil menjerit dan berteriak histeris. Aku keluar kelas dengan membopong Hendra yang mungkin sudah tidak sadarkan diri. Bajuku terkena cipratan darahnya yang terus mengalir. “Ndra…Ndra…kenapa lo?” aku mencoba menanyakan keadaannya. Semua sia-sia. Suasana sekolahku semakin tidak karuan, para perempuan menjerit dan laki-lakinya berteriak sambil melempar batu ke arah luar gerbang. Aku terkejut saat melihat belasan anak SMA lain juga melakukan yang sama di luar sana. Dalam kecemasanku akan kondisi Hendra, aku meraih sebuah batu didekatku dan dengan tenaga yang ada aku lempar keluar tanpa tahu kenapa dan kepada siapa batu itu diarahkan. Beberapa detik setelah itu aku mendengar sorak gembira teman-temanku seiring...

K O N T R A

Dalam kegelapan tengah malam jalan Sumatra, tampak seseorang tengah jalan sempoyongan. Ditangannya tergenggam botol yang hampir kosong. Angin malam berhembus menusuk tulang tak lagi dia hiraukan, Bandung tak lagi dia kenal. Semua adalah asing baginya. Ditengah jalan perempatan Sumatra – Kalimantan yang sunyi dari lalu lalang pejalan kaki dan pengendara, dia berhenti lalu berteriak, “ Tuhan….dimana Kau ? Aku minum bir brengsek dan masuk ke bar agar aku dekaaa…at padamu setelah aku tak menemukan-Mu di masjid, di surau, di pengajian-pengajian yang telah aku datangi.” Akhirnya dia tersungkur dan menangis, sendiri dalam kesunyian dan kegelapan malam. “ Dimana aku sekarang ……?” Dalam kepeningan kepalanya yang sangat berat, dia menatap langit-langit. Samar-samar nampak olehnya kelebatan peristiwa tadi malam. Yang dia ingat ialah ketika dia tersungkur dan menangis, setelah itu hitam merangkulnya. “ Adi….ini aku, Sinta, istrimu. Mengena...