BUDDHA, PENCERAHAN DAN KESADARAN EKSISTENSI
(Setelah membaca biografi Buddha, 26 Januari 2008) Syukurlah…ajaran Buddha sangat sedikit sekali membahas dewa. Tetapi yang lainnya, seperti reinkarnasi, penderitaan, 8 ajaran kebenaran, filsafat tentang hidup dan kematian, semuanya sangat mudah saya pahami dan cukup memberikan kecerahan bagi kesadaran saya akan makna keberadaan manusia dan dunia ini. Manusia lahir sebagai suratan takdir dari yang Kuasa adalah suatu kemutlakan dan memang telah terjadi. Kita tidak bias ikut campur dalam hal ini. Juga kematian ! Sama halnya dengan kelahiran alam semesta, tumbuhan dan binatang, manusia tidak mampu berbuat lain di luar takdir yang telah diguratkan. Apa yang terjadi pada kita hakekatnya adalah sama dengan lahir dan matinya alam semesta. Lahir, hidup untuk mati. Adalah suatu kesombongan yang sia-sia ketika manusia menganggap bahwa manusia merasa lebih unggul dari makhluk lainnya. Manusia tidak lebih dari satu aksesoris alam raya yang diberi kemampuan untuk merasakan keberadaan dirinya...