Postingan

Menampilkan postingan dari 2011

MUNDUR BUKAN KEBELAKANG,TAPI MAJU KEDEPAN

Hanya untuk ketenangan saja saya mundur. Kerja dan hidup untuk mencari ketenangan dan pengabdian, sudah..! Itu saja! Published with Blogger-droid v2.0.1

MENGAPA TAK MAU KOMPROMI?

Akhirnya saya memahami mengapa seseorang atau organisasi tidak mau melakukan negosiasi atau kompromi. Alasan pertama, karena merasa dirinya yang paling benar. Ini adalah alasan klise tapi nyata. Merasa paling benar namun menutup mata atas kemungkinan pihak lain juga bisa benar, akan menutup kemungkinan melakukan kompromi. Karena bila melakukan kompromi maka seolah dia berkomplot dengan kesesatan. Kebenaran mutlak yang seharusnya milik Tuhan telah dipersonalisasikan pada dirinya sehingga yang berbeda dengan dirinya...SESAT! Buta hati dan buta mata untuk mau lapang dada terhadap kompromi untuk solusi disebabkan karena kebodohan dan keangkuhan. Alasan kedua, bila seseorang menyembunyikan kesalahannya.  Alasan ini akan menjawab kebingungan kita bila kita melihat ada sesuatu permasalahan yang sederhana dan bisa dikompromikan,namun dalam kenyataannya seolah menjadi masalah yang sulit dan rumit. Kesalahan yang terlanjur dibuat bisa menjadi hantu yang mengganggu sebuah kompromi k...

TRITANGTU

Istilah Tri Tangtu ini membawa kita kepada pertanyaan ; 1. Kenapa Tri atau tiga ? 2. Apa yang disebut atau yang dimaksud dengan Tangtu ? Namun sebelum menjawab 2 pertanyaan diatas, ada baiknya kita membahas terlebih dahulu mengenai apa yang disebut BUDAYA, oleh karena Tri Tangtu ini sangat erat melekat dengan Budaya Sunda. Kita ketahui , bahwa banyak sekali cerita dan pengertian mengenai apa yang disebut budaya, namun tidak ada salahnya kalau saya mencoba menambahkan satu lagi kriteria budaya ini, mudah-mudahan bisa diterima oleh semua. Menurut saya pengertian Budaya ini harus ditarik secara makro dan jangan dipersempit,agar dapat mewadahi segala aspek dan dimensi. Apabila kita berandai-andai tatkala seorang individu mempertanyakan tentang eksistensinya sendiri dalam pertanyaan ; Siapa aku ?, darimana aku ?, dan hendak kemana aku ?, ini merupakan pencarian jati diri. Proses pencarian jati diri sangat dipengaruhi oleh alam dan lingkungan hidu...

Prinsip Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Nuklir, sebuah kata yang menyirat kengerian dan kedahsyatan. Mungkin ini gara-gara peristiwa penghancuran dua kota Jepang, Nagasaki dan Hiroshima, yang mengakhiri perang dunia II. Kedua kota tersebut hancur oleh dua buah bom nuklir yang bernama “Little Boy”, aplikasi mutakhir fisika subatomik oleh para fisikawan di Amerika Serikat. Saking traumanya kita dengan kata “nuklir”, aplikasi mutakhir fisika subatomik lainnya yang bernama Nuclear Magnetic Resonance (NMR) diubah menjadi Magnetic Resonance Imaging (MRI). Tidak hanya persoalan teknologi penghancur, nuklir juga telah membawa kenangan buruk bagi warga Eropa semenjak tragedi meledaknya pembangkit listrik di Chernobil (Ukraina) bertenaga nuklir pada 26 April 1986. Tujuh tahun sebelumnya, tepatnya pada 28 Maret 1979, pembangkit listrik tenaga nuklir di Three Mile Island (Pensylvania, Amerika Serikat) telah meledak dan memberikan kenangan buruk bagi warga Amerika Serikat khususnya dan dunia umumny...