Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2008

JANJI ANAK BANGSA…(t)...

Dengan menyebut nama Allah SWT, Tuhan Alam Semesta yang Maha Pengasih dan Penyayang… ( Dengan menyebut Iblis, syetan dan segala dajjal yang senantiasa melindungiku dari bahaya cahaya kebenaran) Kami bersumpah… (Kami berniat bohong sebohong-bohongnya) Akan menjalankan tugas menjadi abdi masyarakat dengan penuh tanggung jawab… (Akan mempergunakan jabatan untuk membuat masyarakat menjadi abdiku, budakku dan sapi perahanku) Dengan penuh kejujuran… (Dengan cara memanipulasi dan membuai mereka dengan rayuan) Dan cinta kasih dan cahaya Tuhan… (Dengan kebengisan terselubung dan kegelapan Iblis yang mulia) Kami berjanji… (Kami berbohong) Akan Menjadi abdi negara yang mementingkan kepentingan bangsa dan negara di atas segala-galanya… (Akan menjadi perusak negara dan menjunjung tinggi kekuasaan pribadi yang nyata diatas kepentingan masyarakat, bangsa apalagi negara yang abstrak) Akan memberikan kemampuan terbaik untuk membangun bangsa dan negara… (Akan memberikan kemampuan terburuk yang pernah ak...

FILSAFAT DAN AGAMA ( ISLAM )

Buku dunia Sopie sudah memperkenalkan ilmu filsafat kepada saya dengan sangat sederhana. Namun walaupun sangat sederhana, tetap aja novel filsafat mah ga bisa dengan mudah dicerna tanpa perenungan seksama. Oleh karena itu, setelah membaca kita harus langsung menuangkannya dalam tulisan atau perenungan mendalam. Salah satu yang paling menarik perhatian saya adalah konsep tentang tuhan. Rasanya dengan bekal ilmu saya tentang Tuhan dalam Islam yaitu Allah yang sangat terbatas, maka saya tergugah untuk sedikit berfilsafat. Salah satu aliran filsafat ada yang mengemukakan bahwa alam adalah kesatuan dari beberapa unsur kecil yang ada di alam raya, dari mulai konsep unsur dasar air, tanah api dan udara terus ada konsep atom, ada konsep dunia ide dan konsep kekuatan dasar. Semua itu untuk menjelaskan tentang asal muasal kehidupan. Itu belum cukup! lalu berkembang kepada pertanyaan siapa yang membuat dunia ide, dimana kita menemukannya, siapa yang menyat...

AKU YAKIN TUHAN ITU ADA

Pernah baca tulisan-tulisanku tentang Tuhan ? apa yang ada dalam benakmu setelah itu ? men-cap-ku sebagai nabi atau setan ? aku tak keberatan seandainya semua orang mencitrakan diriku dengan salah satu dari nabi atau setan. Yang pasti, keberadaan Tuhan bagiku adalah misteri yang mungkin tak akan pernah dapat aku singkap, walaupun dalam angan dan imaji. Ada tulisanku yang seoralh aku adalah fatalis, orang yang pasrah pada takdir dan guratan nasib yang katanya telah Dia gariskan untuk semua umat dan hamba-Nya. Terkadang pula aku menggugat keberadaannya sampai hampir-hampir aku menentang keberadaannya di alam semesta ini. Ada tulisnku yang mengajak semua berpangkal dan berujung pada-Nya, mengabdi dan mengangkat nama-Nya tinggi-tinggi, tapi sering pula aku menganggap keberadaannya hanyalah sebatas khayalan umat menusia sebagai pelampiasan ketidakberdayaan menghadapi masalah-masalah kehidupan dan kematian. Jangan heran, aku adalah manusia yang juga ta...

Aku merindukkan Mu Tuhan….

Selayaknya seorang kekasih yang merindukan pasangannya… Seperti malam merindukan kokok ayam menjelang fajar… Aku ingin memandangmu selayaknya mata memandang tanpa kdip kekasihnya yang berada dihadapannya. Aku terlalu jauh melangkah mencari sesuatu yang sebenarnya adalah aku sendiri. Nalarku menuntun bahwa Engkau adalah diriku sendiri. Akalku membawaku kepada Mu dalam jiwaku. Hatiku memberitahu bahwa Engkau adalah alam raya ini. Tapi… Ah…pernahkah engkau merindukan kekasihmu yang jauh itu tiba-tiba berada tepat dihadapanmu walau sesaat. Tapi ketika engkau telah melihatnya sesaat, maka egomu menahannya untuk pergi. Dan setelah dia pergi…engkau menyesalinya telah bertemu dan itu sangat menyakitimu sekali. Itulah aku…merindukan Tuhan… Semua orang heran dengan kerinduanku pada Mu. Mereka hanya bilang padaku bahwa Tuhan itu ada dan berhentilah berpikir tentang Nya. Mereka mengatakan itu semua dengan satu kata…IMAN…. Tapi bagiku apa itu IMAN ? aku ingin Yakin dengan segala kesadaran...

AKU MARAH PADA TUHAN…

Entahlah, rasanya tidak mungkin semua ini berasal dari Tuhan. Kalau Tuhan bisa marah pada umatnya karena mereka melupakan-Nya, apakah layak seorang hamba marah pada Tuhannya yang dianggap melupakan hambanya dalam belantara kehidupan yang serba tidak pasti ??? Kalau kamu adalah manusia yang tersisih dengan alasan apapun, kalau kamu adalah orang yang meratap dan gamang dengan hari esok, kalau kamu adalah orang yang menanggung jiwa-jiwa kelaparan dan haus akan kehidupan ini, kalau kamu adalah orang yang merasa terasing dalam kehidupannya, kalau kamu adalah orang yang tidur di emper jalanan tanpa penghormatan sebagai manusia, kalau kamu adalah orang yang mengais sampah di pelosok kota yang tak terjamah, kalau kamu adalah korban bencana yang kamu sendiri tidak pernah merasakan melanggar perintah-Nya, kalau kamu adalah seorang bapak yang ditinggalkan anak dan isteri karena bencana, kalau kamu adalah sosok ibu yang bingung karena asi habis sementara untuk membeli susu pun kau kebingungan, ka...

ADAKAH TUHAN DI ACEH ?

Mengenang tragedi Aceh,26 Januari 2005 Pertanyaan itulah yang muncul pertama kali saya mendengar peristiwa mengerikan di Aceh. Kematian dan kerusakan yang maha dahsyat akibat gempa dan tsunami benar-benar di luar dugaan dan akal manusia. Saya menghela nafas panjang seraya bertanya,”dimana engkau ya Tuhan ?” Keimanan saya benar-benar diuji dengan peristiwa yang menyakitkan semua rasa kemanusiaan. Hati ini benar-benar bingung, inikah perwujudan Tuhan dengan segala kasih sayangnya pada rakyat Aceh yang justru adalah provinsi yang berasaskan Islam dan paling banyak menyebutkan asma-Nya. Dalam shalat saya ingin menangis, tapi mata air tidak pernah keluar, ingin berdoa tapi pada siapa. Ketika saya akan berdoa pada Allah, pertanyaan iblis selalu menyertai, “kenapa kau berdoa pada sesuatu yang justru merusak?” . saya kembali diam dan meragukan betulkah ada Tuhan ? Tapi sekarang semua itu hanyalah cerita lama. Saya menyadari bahwa imanku selama ini adalah im...