KUJANG ROMPANG Manjing kana waktuna Ninggang kana mangsana Muru maluru beh ditu Nungtik nyungsi nu kamari Hudang pikeun tandang nu kiwari Ngundeur meureun ngala sugan .. .. Hana nguni hana mangke Tan hana nguni tan hana mangke * Aya baheula, aya ayeuna Moal aya ayeuna mun euweuh baheula .. .. Aya indung, aya bapa Indung nu ngandung bapa nu ngayuga Aya indung, aya surga Aya bapa aya dunya Du’a indung jadi jimat Jampe bapa jadi ubar Pikeun lengkah Pikeun tandang Ngadekeun ajen Kisunda Laku lampah nu utama Nyebarkeun asih kasasama Tingkah polah sing merenah Sangkan panggih kamulyaan Kajembaran Kawaluyaan Karahayuan Congkrang kujang ngajirim nonoman Nu gede wawanena Panceg dina galur Salawasna akur jeung dulur Panceg dina galur Babarengan ngajaga lembur Panceg dina galur Moal ingkah najan awak lebur Panceg dina galur Salawasna akur jeung dulur. Panceg dina galur Babarengan ngajaga lembur Panceg dina galur Moal ingkah najan awak lebur Munut rid...
Saya berpikir beberapa kali untuk menulis ini karena khawatir tulisan ini disalahpahami oleh orang yang membacanya. Khawatir bila ada saudara saya yang muslim menilai tulisan ini sebagai bentuk pengakuan saya terhadap agama Hindu dan Buddha sebagai keyakinan sehingga tidak mustahil mereka akan men”cap” saya murtad. Sementara saya takut ada pula orang Hindu dan Buddha yang melihat ada kesalahan fatal dari tulisan saya dan menganggap itu sebagai suatu pelecehan. Maksud dari tulisan ini semata hanya ingin “ menyambungkan ” rasa sebagai sesama pemeluk beragama yang ingin lebih memaknai agama sebagai media penyatu dan pendamai antar umat manusia, bukan sebaliknya. Sehingga apabila saya mencoba untuk memandang Agama Hindu dann Buddha dari perpektif saya sebagai muslim maka saya harap ini dipandang sebagai usaha saya mencoba menjawab beberapa pandangan negative orang non Hindu/Buddha terhadap Agama Hindu/Buddha dan berpotensi terjadinya kesalahpahaman. ...
Dalam sejarah bangsa ini, peran pemuda terbukti sangat penting, khususnya dalam mempelopori berbagai aktivitas perjuangan bangsa, misalnya dalam proses berdirinya organisasi modern sebagai alternatif perjuangannya merebut kemerdekaan. Semangat itu terus berkembang dan menjadi sebuah janji yang kemudian disebut SUMPAH PEMUDA. Mengapa pemuda? Bukan sumpah remaja atau sumpah dewasa? Begitu juga menjelang proklamasi, salah satu penggagas justru lahir dari kalangan pemuda. Lalu kemana golongan remaja serta dewasa? Lalu siapa "pemuda" itu? Jika bicara pemuda, yang terbayang adalah sesosok manusia yang berdiri tegak dengan tangan mengepal meninju langit. Tidak peduli apakah dia masih remaja atau sudah dewasa. Tatapan lurus ke depan dengan sorot mata yang tajam penuh wibawa. Benarkah gamabaran sosom pemuda tersebut? Bicara pemuda kita tidak lagi bicara umur. Lain halnya dengan jika kita bicara, anak, remaja, dewasa dan tua, makanya jangan heran jika ada organisasi kepemudaan isin...
Komentar